Honda Revo: Mau kemana?
Sesaat setelah melihat pertama kalinya iklan Honda Revo tampil di layar kaca pada pertengahan April lalu, saya merasa anggapan terhadap Honda selama ini salah.
Namun setelah mendatangi dealer dan surfing untuk mencari informasi perihal Honda Revo ini, dengan amat sangat terpaksa anggapan ini harus semakin diterima.
Dalam pandangan saya, (dari pengamatan produk-produk baru motor bebek) Honda tidak berani bersaing dengan Yamaha untuk masalah kecepatan. Sehingga yang dikerjakan Honda hanyalah improvisasi semu tanpa adanya peningkatan dari sisi "core"nya.
Dimulai dengan keluarnya Supra Fit, kemudian dilanjutkan dengan Supra Fit R dan dimlorotkan dengan Fit S, kini Honda Revo tak lain hanyalah varian baru dari motor bebek kelas paling bawah.
Sebagaimana kita ketahui, total penjualan motor Honda telah dilampui Yamaha pada bulan Maret lalu, dan menjadikan Yamaha semakin Terdepan. Dan keluarnya Honda Revo yang diharapkan kembali mendongkrak posisi Honda, tak akan memberi banyak perubahan pada penjualan. Hal ini dikarenakan yang diambil pasar oleh Honda Revo ini adalah produk Honda sendiri yaitu Supra Fit; dan bukan produk dari Yamaha sebagi pesaing vitalnya.
Semestinya Honda berbenah untuk merebut kembali pasar yang telah diambil Yamaha, bukannya malah mempersaingkan produknya sendiri. Kalau kondisi ini masih terus terjadi, dikhawatirkan akan muncul image bahwa produk yang "murahan" (baca=kelas bawah) ya Honda sedangkan produk yang menonjolkan kecepatan adalah Yamaha.
Semoga ini menjadi oto kritik bagi produsen Honda, karena saya sendiri adalah pemakai Honda dan tak ingin disebut masyarakat kelas bawah hanya karena memakai produk Honda.
Trackback URL for this post:
Mas, d jakarta motor yang
Mas, d jakarta motor yang sekarang diandalkan bukan kecepatan, emang kita mau kebut2an?. udah lah kita jangan munafik, sebenernya yang paling kita butuhkan cuma irit BBM kan, bukan kecepatan...
Kalo pengen kecepatan, mending mas beli CBR atau Ducati aja, pake deh situ sampe kecepatan paling full...
jakarta tuh macet, percuma beli motor yang kecepetannya tinggi...o ya saya pengguna revo racing, walaupun apa kata orang tentang revo, saya tetep suka, soalnya irit banget...HONDA jangan putus asa, buat terus inovasi produk..tingkatkan kualitas hemat BBM, liat aja nanti, pasti orang akan berfikir tentang itu...dan beralih ke honda...
Betul sekali,dari mulai
Betul sekali,dari mulai mengenal sepeda motor,dalam benak saya yg tertanam adalah(khusus Indonesia,lho)
:mau irit? pilih Honda,apa aja.. karena dari dulu kakek saya pilih Honda karena irit,bukan kecepatan.Kalo mau cepat? silahkan pilih Yamaha atau Suzuki atau Kawasaki..(dulu masih jaman 2 Tak,masih menjagokan soal keawetan mesin,bukan purna jual).Pengamatan saya adalah,Honda cenderung mengabaikan kwalitas,(mumpung pegang pasar Indo dari dulu).Sekarang gak lagi!Sampai kapan masyarakat SALAH KAPRAH,apa-apa naik Honda,padahal yg di naiki/dipakai,Yamaha,Sebabnya,Honda memang sudah punya Brand Image(sama hal dg Hp NOKIA).Sekarang jaman Melek,masyarakat generasi baru lebih mengerti dan bisa mempertimbangkan apa-apa yg menjadi prioritas dalam hal memilih kendaraan.
Jadi kekhawatiran anda,memang pas,bhw Honda akan menjadi produk murahan(sejuta umat,kayak mob.Kijang)kalo masih mengabaikan kwalitas.Buat Honda(Indonesia),pesaing anda lebih Innovative,bermutu,Speedy,dan yg paling mencolok,
`LEBIH MURAH` ,Siapkah Honda menghadapi tantangan ini?karena pencintanya kebanyakan dari generasi lawas(kebanyakan sudah Meninggal).Sekedar info,motor saya yg terakhir Honda Revo,inilah motor saya yg bermerek Honda(sekedar coba,buat gaya2an aja,krn modelnya lumayan)jika bosan,saya akan kembali ke Suzuki/Yamaha atau mungkin Kawasaki/Kymco.Salam Sukses!
Wah jadi makin ragu neh
Wah jadi makin ragu neh dengan commentnya. Rencananya saya bulan depan mau ngambil motor onda Revo. Tapi yah.mau nyari2 dulu pendapat tentang Revo. Almost banyak yang kecewa dengan produk Revo. Katanya CCnya kecil n larinya g kencang. Emang seh bukan pembalap, tapi...enak aja pas bw motor kenceng dikitlah. Menurutnya bagusan honda revo ato yamaha vega?
yah kali aja mau ngasih saran. Tq b4
Semakin kencang motor ya
Semakin kencang motor ya semakin boros dan butuh cc besar.
Yamaha tau kalo mo bersaing dengan Honda ya mereka harus unggul dimana Honda tidak unggul ya itu tadi dibagian speed dan cc. Semua boleh mengatakan apapun soal Honda yang ga mau seinovatif yamaha tapi tetap aja jualannya Honda masih laku keras! Khusus Yamaha buat saya pribadi yang paling OK dikelas bebek adalah Jupiter Z (mo cw atau jari2) paling ringan, tarikan kontan, ga ada gegar di dasboard dan stylish. Kalo MX mah berat, getar mesin terlalu terasa dan soal kencang ga juga tuh!
kenapa revo ngak bisa lari
kenapa revo ngak bisa lari kencang atau maksimu kecepatan 85 km/hour ???
Ulasan yang cukup menarik,
Ulasan yang cukup menarik, saya sendiri sebagai pemakai Yamaha, dan dulunya pemakai honda, adalah salah satu bagian target pasar yang lebih memilih kecepatan dari sekedar irit yang hanya beda "segini"












ummm, kurasa aku rada telat
ummm, kurasa aku rada telat ya utk comment atas artikel ini. tp ya krn br baca skrg gpp lah :)
aku tau yamaha skrg bbrp produknya lebih baik dalam hal nuruti keinginan anak muda yg pengine ngebut aja.
sementara honda tetap bangga dgn keiritannya yg blm terkalahkan smp sekarang, bahkan ama vega. "paling 1 sendok" apanya.
sekarang gini aja mikirnya. 1. apa iya kita mo kebut2an 100km di kota? 2. mana lebih penting bagi masing2 pribadi, irit apa banter.
lepas dari mana yg lebih disukai tiap pribadi, aku benci ama iklan yg jelek2in saingan. iklan yamaha yg jelek2in honda. iklan xl yg jelek2in im3. iklan halo. iklan esia. dan banyak iklan2 sinis laen. itu sudah cukup utk nunjukkin marketing mereka yg blm mature, sinisme menunjukkan karakter yg masih anak2.
orang besar menunjukkan kebesarannya dgn tidak memandang rendah orang lain.