Skip navigation.
Home
Rumah baru Ahmad Daniyal

Honda Revo: Mau kemana?

| | |

Sesaat setelah melihat pertama kalinya iklan Honda Revo tampil di layar kaca pada pertengahan April lalu, saya merasa anggapan terhadap Honda selama ini salah.

Namun setelah mendatangi dealer dan surfing untuk mencari informasi perihal Honda Revo ini, dengan amat sangat terpaksa anggapan ini harus semakin diterima.

Dalam pandangan saya, (dari pengamatan produk-produk baru motor bebek) Honda tidak berani bersaing dengan Yamaha untuk masalah kecepatan. Sehingga yang dikerjakan Honda hanyalah improvisasi semu tanpa adanya peningkatan dari sisi "core"nya.

Dimulai dengan keluarnya Supra Fit, kemudian dilanjutkan dengan Supra Fit R dan dimlorotkan dengan Fit S, kini Honda Revo tak lain hanyalah varian baru dari motor bebek kelas paling bawah.

Sebagaimana kita ketahui, total penjualan motor Honda telah dilampui Yamaha pada bulan Maret lalu, dan menjadikan Yamaha semakin Terdepan. Dan keluarnya Honda Revo yang diharapkan kembali mendongkrak posisi Honda, tak akan memberi banyak perubahan pada penjualan. Hal ini dikarenakan yang diambil pasar oleh Honda Revo ini adalah produk Honda sendiri yaitu Supra Fit; dan bukan produk dari Yamaha sebagi pesaing vitalnya.

Semestinya Honda berbenah untuk merebut kembali pasar yang telah diambil Yamaha, bukannya malah mempersaingkan produknya sendiri. Kalau kondisi ini masih terus terjadi, dikhawatirkan akan muncul image bahwa produk yang "murahan" (baca=kelas bawah) ya Honda sedangkan produk yang menonjolkan kecepatan adalah Yamaha.

Semoga ini menjadi oto kritik bagi produsen Honda, karena saya sendiri adalah pemakai Honda dan tak ingin disebut masyarakat kelas bawah hanya karena memakai produk Honda.

Trackback URL for this post:

http://ahmad.indieoffset.com/trackback/26

Reply

The content of this field is kept private and will not be shown publicly.