Terima kasih atas komentarnya...
semoga kita dapat mengambil hikmahnya? saya selau bertanya-tanya dengan statemen ini; mengapa harus ada musibah dulu..baru bisa sadar?
Pengorbanan terlalu besar untuk sebuah kata sadar.. Pak Koesnadi mantan Rektor UGM, salah satu putra terbaik bangsa yang kebetulan saya pribadi sangat mengagumi beliau harus menjadi korban payahnya pelayanan Garuda.
Mengapa saya katakan parah... saya yakin tidak akan ada dimanapun juga pilot dan awaknya menyelamatkan diri dulu... dan meninggalkan penumpangnya..
Sudah seharusnya para awak mengevakuasi penumpang dulu, apalagi yang sudah lemah seperti pak Koesnadi(Pak Koesnadi bila berjalan biasanya selalu memakai tongkat). Bukannya melarikan diri..
Terima kasih atas
Terima kasih atas komentarnya...
semoga kita dapat mengambil hikmahnya? saya selau bertanya-tanya dengan statemen ini; mengapa harus ada musibah dulu..baru bisa sadar?
Pengorbanan terlalu besar untuk sebuah kata sadar.. Pak Koesnadi mantan Rektor UGM, salah satu putra terbaik bangsa yang kebetulan saya pribadi sangat mengagumi beliau harus menjadi korban payahnya pelayanan Garuda.
Mengapa saya katakan parah... saya yakin tidak akan ada dimanapun juga pilot dan awaknya menyelamatkan diri dulu... dan meninggalkan penumpangnya..
Sudah seharusnya para awak mengevakuasi penumpang dulu, apalagi yang sudah lemah seperti pak Koesnadi(Pak Koesnadi bila berjalan biasanya selalu memakai tongkat). Bukannya melarikan diri..